ARMATUR LEBAM dan Kumpulan Puisi Lainnya

Penulis : Aldri Fajar
Kategori : Puisi
Penerbit : Kolofon
Halaman : 85
Dimensi : 13x 19 cm
Tag : ARMATUR LEBAM dan Kumpulan Puisi Lainnya, Aldri Fajar

Sinopsis Buku

Bagaimana cara seseorang tetap tegak berdiri saat dunia di sekitarnya perlahan runtuh oleh rutinitas yang menjerat dan ingatan yang menyakitkan? Dalam kumpulan puisi terbarunya, Armatur Lebam, Aldri Fajar Muhammad mengajak pembaca menelusuri lorong-lorong sempit antara trauma masa lalu, keriuhan kantor di Jakarta, hingga pencarian makna spiritual yang sering kali berujung pada keheningan.

Melalui diksi yang tajam dan jujur, puisi-puisi ini memotret sosok manusia sebagai sebuah “armatur”—sebuah kerangka yang meski telah lebam dihantam nasib, tetap kukuh menopang sisa-sisa harapan. Dari ritus harian di dalam angkot hingga peragaan ucapan terima kasih di depan pelayat imajiner, Aldri berhasil menangkap kegelisahan generasi yang terjebak di antara tuntutan hidup dan keinginan untuk sekadar “bertahan sehari lagi.”

Armatur Lebam bukan sekadar kumpulan kata, melainkan sebuah cermin bagi mereka yang pernah merasa terasing di tengah keramaian, mereka yang merawat bekas luka dalam diam, dan mereka yang terus berupaya merobek hari meski dengan tangan yang gemetar. Sebuah kesaksian puitis tentang ketangguhan jiwa manusia di hadapan kiamat-kiamat kecil yang terjadi setiap hari.

Selamat datang di garis tembak imajinasi, di mana setiap lebam adalah tanda bahwa kita masih hidup.