The Rain in My Brain: Karena hujan yang paling deras ternyata bukan yang ada di luar sana, tapi di dalam kepala.

Penulis : Arbi Ardea
Kategori : Fiksi
Penerbit : Kolofon
Dimensi : 13 x 19 cm
Tag : The Rain in My Brain: Karena hujan yang paling deras ternyata bukan yang ada di luar sana, tapi di dalam kepala. Arbi Ardea

Sinopsis Buku

Saya pikir, perasaan-perasaan yang dulu
meledak-ledak di koridor sekolah sudah menguap bersama waktu yang membawa saya
menuju usia kepala tiga.

Namun, ternyata saya keliru.
Ada jenis kenangan yang tidak pernah benar-benar pergi; ia hanya bersembunyi,
menunggu rintik pertama untuk kembali membasahi pikiran. Buku ini lahir dari sebuah
peta kusam bertuliskan Draft Novel Lama (2012) yang tersimpan di laci meja kerja
saya. Membukanya kembali adalah sebuah perjalanan pulang—kembali ke masa di
mana masalah terbesar hanyalah tentang tugas sekolah yang menumpuk, persaingan
mendapatkan hati primadona, dan seorang gadis judes yang cubitannya lebih tajam dari
ujung pena.

Melalui lembar demi lembar kisah Faiz, Aldes, dan Naia, saya ingin mengajak pembaca
untuk kembali menoleh ke belakang. Bukan untuk terjebak di sana, melainkan untuk
memberikan hak bagi cerita-cerita yang belum sempat dituntaskan. Untuk memaafkan
diri kita yang dulu pernah menjadi “pecundang” di tengah hujan, dan untuk berterima
kasih pada mereka yang pernah menjadi payung di saat badai datang paling riuh.
Buku ini saya persembahkan untuk siapa saja yang pernah merasa bahwa “jatuh” adalah
bagian paling puitis dari mencintai, dan bagi kalian yang sampai hari ini masih
menyimpan suara seseorang di dalam udara yang kalian hirup.