Sinopsis Buku
Buku ini mengajak Anda menyelami satu dekade industri Boys Love Thailand—dari Lovesick (2014) yang memberanikan diri hadir di televisi nasional yang heteronormatif, hingga remake-nya di tahun 2024 yang dengan berani menampilkan keintiman queer di platform streaming global.
Penulis membedah bagaimana tatapan queer (queer gaze) dikonstruksi, diremediasi, dan pada akhirnya dikomodifikasi. Lewat analisis mendalam terhadap adegan-adegan kunci—dari ciuman sembunyi-sembunyi di kamar tidur hingga pelukan terbuka di ruang publik—penulis menunjukkan bahwa serial BL bukanlah ruang “aman” yang polos. Ia adalah arena tarik-menarik antara politik identitas, industri budaya, dan kepentingan negara.





