Sinopsis Buku
Di tengah kepungan kecemasan, gelombang pembatasan, dan gempuran drama birokrasi yang memuakkan, bagaimana cara sebuah warung kopi di desa kecil tetap menjadi benteng kewarasan?
Buku Parodi Kala Pandemi karya Suwatno menyajikan kumpulan esai satir yang menggelitik, tajam, sekaligus mengenyahkan penat. Melalui obrolan santai di warung Yu Marmi antara Cak Narto, Kanapi, Pardi, dan Solikin sang aktivis galau, buku ini membedah berbagai ironi negeri: mulai dari pejabat nir-empati yang asyik berburu sunrise di Bali, sandiwara blusukan para pembesar, polemik bansos, hingga hal-hal remeh-temeh seperti kasus selebgram dan wacana kenaikan harga rokok.
Dengan gaya bertutur khas warung kopi yang jenaka namun penuh permenungan filosofis, Suwatno mengajak kita menertawakan absurditas hidup sekaligus merefleksikan kembali ketahanan mental kita sebagai bangsa pelupa yang sejati. Apakah kita hanya bisa pasrah menunggu dunia berubah, atau justru menemukan kehangatan di tengah kekacauan?
Sebuah bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin tetap waras, tersenyum, dan berpikir kritis di tengah zaman yang kian membingungkan. Dapatkan bukunya segera, seduh kopi hitam Anda, dan bersiaplah tertawa getir membaca cermin realitas kita sendiri!





