Sinopsis Buku
“Mesin tidak pernah bisa berbohong. Manusia yang sering mencoba.”
Dari ruang kontrol pembangkit listrik yang bising hingga meja perundingan kebijakan energi yang rumit, buku ketiga dari seri esai memoar Menyalakan yang Jauh karya Gusti Prasetyo Rendy Anggara ini menghadirkan dua puluh lima catatan teknis yang membumi. Ditulis oleh seorang General Manager PLTU Sumsel-8 yang telah malang melintang di dunia kelistrikan internasional, buku ini membuka tabir dunia mesin dan energi yang sering kali tersembunyi di balik jargon-jargon rumit—mulai dari kedigdayaan pabrikan Dongfang dan Harbin, anatomi termos raksasa bernama boiler, hingga realitas pahit di balik istilah-istilah kontrak seperti take or pay, availability payment, stranded asset, hingga mitos dan fakta seputar transisi energi serta intermitensi.
Dengan gaya penuturan yang jujur, satirik namun reflektif, buku ini memadukan ketajaman analisis teknik dengan sisi kemanusiaan para penjaga sakelar yang bekerja di balik layar. Sebuah bacaan esensial bagi siapa saja yang ingin memahami bahwa di balik setiap lampu yang menyala, terdapat rangkaian keputusan rumit, mesin yang jujur, serta biaya transisi yang harus berani disebutkan secara eksplisit.





