Sinopsis Buku
Generasi digital percaya mampu membongkar sistem penindas hanya dengan menekan tombol share. Namun yang terjadi adalah sebaliknya. Amarah publik telah berhasil didomestikasi, dikomodifikasi, dan dijadikan mesin penghasil uang bagi para pembuat konten yang haus atensi. Sementara penguasa tertawa, mahasiswa dan buruh terus berdarah di lapangan untuk sebuah revolusi yang telah dibunuh sebelum sempat dilahirkan.
Buku yang anda pegang ini mengajak kita untuk melihat realitas melampaui tirai ilusi media sosial. Karya ini juga mendesak kita untuk menyadari bahwa peran sesungguhnya sebagai warga negara tidak bisa didelegasikan kepada para selebritas di dunia maya. Sampai kita berani melepas kultus terhadap nabi digital dan kembali berdikari dalam berorganisasi, revolusi akan terus berlindung jauh di balik layar gawai, tidak pernah nyata, dan tidak pernah akan sampai.





